Ahmad Yani, Kader IPNU Tegalwaru yang Berhasil Mendirikan Bank Sampah Sari Asih

Muhamad Ahmad Yani, yang sering disapa Ahmad, kader Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) asal Kp. Cikuda Ds. Tegalsari Kec. Tegalwaru Kab. Purwakarta. Kini pemuda berusia 21 tahun itu sedang menempuh pendidikan di Universitas Islam Nusantara Fakultas Pertanian semester 6. Yang menariknya, kini ia sukses dirikan Bank Sampah dengan nama Bank Sampah Sari Asih di daerah tempat tinggal nya.

Bank Sampah Sari Asih didirikan pada Juni 2020. Dengan menggandeng kerabat di kampung halaman nya, kini bank sampah itu sudah berjalan dan diminati banyak warga di sekitarnya.

Sampai saat ini, sudah 200 orang lebih telah menjadi nasabah Bank Sampah Sari Asih dan menghasilkan 3-4 ton sampah anorganik setiap bulannya.

Sedangkan untuk pengolahan sampah organik masih dalam perencanaan.

Selain sampah nya ditabung atau ditukar dengan rupiah, ia berharap bisa kembali menumbuhkan kesadaran masyarakat untuk tidak membuang Sampah sembarangan dan mengurangi volume sampah yang di buang ke TPA.

Dengan kita membuang sampah pada tempatnya, tidak menjadi solusi dalam penangan sampah, malah timbul masalah baru ketika kita tidak memberi pemahaman tentang pemilihan sampah.

Bank Sampah Sari Asih hadir untuk memberikan pemahaman serta pengolahan dan pengelolaan sampah dengan tepat sehingga dampak nya akan besar terhadap lingkungan khususnya di Desa Tegalsari.

Selain itu, Bank sampah sari asih didirikan dengan motif ingin menciptakan lapangan kerja bagi pemuda dan masyarakat sekitar dengan secara tidak langsung mereka sudah berperan untuk menyelamatkan bumi ini dari ancaman dan bahaya sampah yang di buang secara sembarangan.